Assalamualaikum ustadz,

Saya pernah baca twit yang menyamakan tindakan islam untuk memperluas wilayah sama dengan penjajahan yg dilakukan oleh non muslim.  Kira2 alasan dibalik memperluas wilayah itu apa?  Lalu apakah benar saat berhasil menaklukkan suatu wilayah tak ada kekerasan kepada warganya?

 

Jawaban :
Wa’alaikumussalam wr wb…Pada saat perluasan kekuasaan Islam yg membedakan adalah niat. Rosululloh dan para sahabat memperluas wilayah dgn maksud menegakkan kalimat tauhid, memperkenalkan Islam dan mengajak org utk masuk Islam.

Rosululloh selalu mengirimkan surat kpd pemimpin suatu negeri sebelum menyerangnya, isi suratnya adalah mengajak utk masuk Islam atau berperang.

Setelah kemudian negeri tersebut ditaklukan, Rosululloh memperkenalkan Islam dgn cara menyontohkan kpd mrk ahlak seorang mu’min sejati..dan Rosululloh memberikan kebebasan kpd penduduknya utk memeluk agama Islam atau tetap pada ajaran agama mrk.

Namun setelah mrk melihat dgn mata kepala mrk sendiri akan indahnya ajaran agama Islam, akhirnya sebagian besar dr mrk kemudian memeluk Islam atas keinginannya sendiri.

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

( Al-Baqoroh : 256 )

Bedanya dgn Kerajaan Non Muslim pada saat itu adlh, mrk ingin menguasai suatu negeri utk menjajah, mengambil kekayaan negeri tersebut, dan memaksa penduduk negeri tersebut utk memeluk agama mrk. Lihat Spanyol, pada saat mrk menaklukan Kerajaan Islam pada saat itu, mrk mewajibkan semuanya hrs masuk kristen atau dibunuh. Dan pada saat itu terjadi penbunuhan besar2an thd umat muslim. Sangat kontras sekali dgn penaklukan Konstantinopel, dimana saat itu Islam dan Kristen dapat hidup berdampingan dgn damai…

Mudah2an dapat menjawab pertanyaannya…

Wallohu a’lam bishshowab