Assallamualaikum ustad

Dalil apa yang membahas tentang wafatnya seseorang dalam keadaan berdosa ( setelah meminum khamar / alkohol) dan sebatas manakah khamar itu haram ditubuh kita? Misal : saat kecipratan dan mengenai tangan kita misalnya.apakah itu juga termasuk haram pada tubuh kita? Syukron ustad

 

Jawaban:

Wa’alaikumussalam wr wb….
Banyak sekali dalilnya, baik dlm Al-Qur’an maupun hadist Rosululloh SAW..
Dalil dlm Al-Qur’an :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

( Al-Maidah : 90 )
Hadist Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam,

كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ ، وَكُلُّ خَمْرٍ حَرَامٌ

“Semua yang memabukkan adalah khamr dan semua khamr adalah haram.” (HR. Muslim)

لايشرب الخمر رجل من أمّتي فيقبل الله منه صلاة أربعين يوما

“Seorang yang meminum khamar dari golonganku, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari” (HR. An-Nasai)
Rosululloh juga bersabda :

لايدخل الجنّة مد مّن خمر

“Tak akan bisa masuk surga orang yang suka meminum khamar.” (HR. Ibnu Majjah)

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رض عَنِ النَّبِيِّ ص قَالَ: مَا اَسْكَرَ كَثِيْرُهُ فَقَلِيْلُهُ حَرَامٌ

Dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Minuman yang dalam jumlah banyak memabukkan, maka sedikitpun juga haram”. (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Daruquthni, dan dia menshahihkannya).
Adapun batasan haramnya, apabila cipratannya terkena baju atau celana maka baju dan celana tsb tidak bisa dipakai utk sholat..

Wallohu a’lam bishshowab..